Ada seorang rekan dekat yang mengirimkan sloka ini, yang dia jadikan sebagai motto untuk dupa karyanya sendiri.
patram puspam phalam toyam
yo me bhaktya prayacchati
tad aham bhakty-upahrtam
asnami prayatatmanah
“If one offers Me with love and devotion a leaf, a flower, fruit or water, I will accept it.” – The Bhagavad Gita (9.26)
Di jaman sekarang sulit sekali menghindari kontaminasi makanan dan pergaulan. Sepertinya kita perlu mendisiplinkan diri dari dalam dengan indah. Jenis makanan ada tiga, dan mungkin sudah sering dibahas, Sattva-guna, Raja-guna dan Tama-guna.
Makanan Sattva-guna sangat baik dikonsumsi karena berguna bagi tubuh dan pikiran. Contoh yang tergolong jenis makanan ini adalah : buah-buahan, susu dan olahannya, padi-padian, berbagai macam sayuran, pemanis alamiah, merica, kemiri, rempah-rempah dan tanaman bumbu.
Makanan dan persiapan untuk membuat makanan adalah sangat penting bagi seorang penyembah Tuhan, karena, tidak hanya mempertimbangkan mengenai vegetarian tetapi juga sebagai pintu gerbang menuju kebebasan yang sebenarnya.
Bila kita mempersembahkan makanan kepada Tuhan, the Supreme Person (Krishna), sebelum kita memakannya, maka itu akan menspiritualkan kesadaran kita dengan mem-fokuskan pikiran kita kepada kualitas yang mengagumkan pada diri Tuhan itu sendiri. Mengapa ? Karena Beliau, secara keseluruhan, adalah sumber dari apa yang kita makan. Continue reading