KEAGUNGAN SAPI

Oleh : Bhumipati dasa

Sapi sangatlah suci. Oleh karena itu, di manapun dia berada, tempat itu tidak bisadicemari. Sapi dianggap sebagai pintu gerbang menuju surga. Sapi bertuah secara keseluruhan dan menyediakan makanan bagi para deva dan manusia. Vedavyasa juga menguaraikan bahwa Paramatma yang tinggal di badan sama seperti susu. Dia tidak bisa dilihat dari luar tetapi bisa dirasakan dan dipahami dengan mempelajari kesusastraan.

Dalam Mahabharata, ada satu bab yang seluruhnya khusus membahas tentang pemujaan sapi. Ayah Srila Vyasadeva, Rsi Parasara, menulis sebuah buku yang disebut dengan Krsi Parasara yang didalamnya berisi tentang keagungan sapi. Sapi harus diperlakukan dengan sopan dan santun. Mereka harus dipelihara dalam kandang khusus. Ketika sakit, mereka harus diobati dengan tepat dan sesuai. Kandang sapi harus bebas dari berbagai jenis hal-hal yang menakutkan. Harus diatur sedemikian rupa agar sapi bebas dan jauh dari dingin, panas dan hujan yang berlebihan. Di setiap desa harus ada padang rumput atau tempat untuk mengembalakan sapi.

Sri Krsna selalu melindungi sapi ketika sapi menghadapi bahaya. Dia selalu memperhatikan sapi dan kebahagian para Brajavasi. Krsna membunuh Aghasura dan menyelamatkan anak-anak gembala sapi dan anak-anak sapi dari mulut raksasa tersebut. Krsna menghukum Kaliya dan membuat air sungai Yamuna dan padang rumput bebas dari racun. Dia menelan api kebakaran hutan sebanyak dua kali dan menyelamatkan semua penduduk Vraja termasuk semua sapi. Semua lila-Nya dijelaskan dalam Srimad-Bhagavatam.

Krsna tidak hanya melindungi penduduk Vraja, Dia juga memperlihatkan bahwa melayani sapi adalah pekerjaan utama para Vrajavasi. Ini dinyatakan dalam Srimad-Bhagavatam (10.24.21):

kåñi-väëijya-go-rakñä

kusédaà türyam ucyate

värtä catur-vidhä tatra

vayaà go-våttayo ’niçam.

“Pekerjaan para vaisya dibagi dalam empat bagian: bertani, berdagang, melindungi sapi dan meminjamkan uang. Dari empat ini, kita sebagai sebuah masyarakat selalu sibuk dalam melindungi sapi.”

Atas dasar prinsip ini, Krsna menghentikan korban suci untuk kepuasan Indra dan memperkenalkan pemujaan Bukit Govardan. Ini membuat Indra sangat marah dan dia kemudian mencoba untuk membanjiri seluruh Vraja dengan air. Indra mengirim hujan badai yang tak pernah putus ke Vraja, tetapi Krsna dengan kekuatannya yang Utama dengan mudahnya mengangkat Bukit Govardhan dengan tangan kiri-Nya untuk melindungi semua penduduk Vraja termasuk sapi dan anak-anaknya.

dikutip dari : Buku Sacred Cow

Mengapa Saya Harus Melindungi Sapi ?!?

Sapi - sapi di India

Sapi - sapi di India

Mendengar istilah “Perlindungan Sapi,” orang-orang biasanya memberikan satu atau dua jenis tanggapan. Beberapa orang berpikir perlindungan adalah untuk spesies yang akan punah, karena populasi sapi masih besar, alangkah lebih baik untuk lebih memfokuskan perlindungan kepada ikan paus. Sedangkan, beberapa orang lainnya berpikir ini mungkin kegiatan kaum pagan yang memuja binatang – berhala “sapi suci.”

FILOSOFI YANG SEBENARNYA DARI PERLINDUNGAN SAPI SANGATLAH SEDERHANA: Pertama-tama, semua mahkluk hidup harus dilindungi dari pembantaian dan jenis kekerasan lainnya yang dilakukan manusia. Tidak hanya sapi, tetapi semua binatang juga memiliki ROH yang sama seperti yang kita miliki. Semua anak Tuhan sangat dicintai oleh Tuhan. Dengan pemahaman seperti ini, bisa dilihat bahwa pemotongan binatang adalah suatu tindak “PEMBUNUHAN”
Continue reading

Sapi dan kesehatan

Sapi

Sapi

Bilamana saya merasa senang dan gembira saya bisa memenuhi semua keinginan. Jangan pernah berpikir bahwa saya hanya menyediakan susu saja

Dari sumber Veda:
Dengan suara yang lembut seekor sapi bernama Nandini mengatakan kepada raja Dilip ( yang berasal dari Dynasty Raja Raghu)
na kevalam payasa prasutim ve hi man kam dugham prasannam
Artinya : Bilamana saya merasa senang dan gembira saya bisa memenuhi semua keinginan. Jangan pernah berbikir bahwa saya hanya menyediakan susu saja Continue reading