Surga Neraka dan Struktur Dasar Alam Semesta

Disebutkan bahwa orang dapat mencapai Surga atau Neraka sebagai hasil segala kegiatan mereka. Hal ini terjadi berdasarkan kombinasi karma yang telah dikumpulkan oleh seseorang dan sesuai dengan sifat-sifat alam (guna) tertentu yang ia miliki. Namun, apakah sebenarnya Surga dan Neraka itu? Apakah Surga merupakan sebuah tempat dimana kita dapat menikmati hidup secara abadi bersama dengan orang-orang yang pernah kita kenal dan pernah kita cintai? Apakah Neraka merupakan sebuah tempat dimana kita menderita kutukan abadi atas berbagai kesalahan karena kita tidak hidup seperti layaknya yang diyakini beberapa orang? atau apakah kita diberikan kesempatan hanya sekali dalam kehidupan ini untuk mencapai Surga atau terkutuk di Neraka selamanya? Atau semua ini hanyalah tingkatan pikiran? Continue reading

Bukti Ilmiah Peradaban Veda

(Brahmastra-senjata nuklir peradaban Veda)

Baru-baru ini saya membaca sebuah artikel dalam suatu web bernama erabaru.or.id mengenai peradaban India yang musnah, terutama mengenai perang nuklir yang terjadi saat perang Mahabharata. Hal ini mengingatkan saya dengan Sloka-sloka yang ada dalam Srimad Bhagavatam dan penjelasan Srila Prabupada mengenai persenjataan mutakhir yang digunakan saat perang pada masa peradaban Veda. Hal ini membuktikan bahwa peradaban Veda yang dipaparkan dalam Srimad bhagavatam benar-benar pernah terjadi, dan peradaban tersebut jauh lebih mutakhir dari pada yang pernah diketahui oleh para ilmuwan modern.alamat web tersebut bukan alamat web tentang India ataupun tentang Hindu, melainkan suatu web untuk pengetahuan umum. Berikut ini adalah artikel yang telah saya baca dari web tersebut Continue reading

REINKARNASI : Pengembaraan Sang Roh dan Bukti Ilmiahnya

Kehidupan itu abadi. Badan material yang selalu berganti, badan material ini bersifat sementara, namun sang diri sebenarnya adalah sang roh, yang bersifat kekal. Sang roh terus menerus berpindah dari satu badan ke badan lainnya sesuai dengan kesadaran dan perbuatannya (karma bandana) masing-masing. Lebih jauh weda menjelaskan bahwa sang roh di dunia material berpindah-pindah melalui siklus 8,400,000 bentuk kehidupan (spesies), dari kehidupan yang paling sederhana yaitu mahluk bersel satu, tumbuh-tumbuhan, hewan sampai bentuk manusia atau dewa. Bentuk manusia meruapakan satu-satunya kelahiran yang dapat menyediakan kesempatan bagi seseorang untuk kesempurnaan hidup diberikan kesadaran yang lebih sempurna dari pada mahluk hidup lainnya, dapat memahami jati diri kita serta mengerti bahwa tujuan hidup yang sebenarnya adalah bebas dari proses lingkaran kelahiran dan kematian. Sayangnya tidak ada lembaga pendidikan modern yang memberikan mata pelajaran tentang sang roh dan gejala-gejala keabadiannya. Continue reading