Bhajan dan Kirtan: Nyanyian dan Tarian Yang Mahamulia

Chant And Dance

Chant And Dance

Sekilas nampak seperti nyanyian dan tarian biasa, walaupun memang syair dan nadanya masih agak asing di telinga. Tapi, kegiatan mengucapkan dan menyenandungkan nama-nama suci Tuhan dan menari dalam kebahagiaan rohani ini bukanlah kegiatan biasa. Kegiatan ini sangat mulia dan memberi manfaat yang sangat luarbiasa bagi setiap orang.

Nyanyikan:

Hare Krishna, Hare Krishna
Krishna Krishna, Hare Hare

Hare Rama, Hare Rama
Rama Rama, Hare Hare

Sekilas nampak seperti nyanyian dan tarian biasa, walaupun memang syair dan nadanya masih agak asing di telinga. Tapi, kegiatan mengucapkan dan menyenandungkan nama-nama suci Tuhan dan menari dalam kebahagiaan rohani ini bukanlah kegiatan biasa. Kegiatan ini sangat mulia dan memberi manfaat yang sangat luarbiasa bagi setiap orang.

Secara alami setiap orang senang bersenandung dan menari-nari menggerakkan anggota badannya mengikuti irama musik. Tapi, bagaimana kegiatan yang menyenangkan dan membuat hati riang ini bisa memberi manfaat yang lebih tinggi lagi yakni pensucian hati dari segala kekotoran, untuk mencapai kedamaian dan ketenangan batin yang diidam-idamkan oleh setiap orang?

Kirtan merupakan istilah bahasa Sanskerta yang berarti kegiatan mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan ini bisa berupa menyampaikan atau berbicara tentang keagungan-keagungan Tuhan dan bisa berupa menyanyikan nama-nama suci Tuhan untuk mengagungkan Tuhan. Kirtan, atau lebih lengkap lagi, sankirtan (mengagungkan bersama-sama atau beramai-ramai), adalah proses yang dianjurkan di dalam kitab-kitab Veda untuk mencapai kesucian dan kedamaian hati pada zaman Kali-yuga yang penuh kekalutan ini.

Kirtan dapat dilakukan oleh siapa pun, dari latar belakang apa pun, dengan segala jenis alat musik. Yang terpenting semuanya dilakukan sebagai ungkapan puji-pujian akan keagungan Tuhan Yang Maha Esa.

Mantra yang khususnya dianjurkan untuk proses ini adalah maha-mantra Hare Krishna. Kata mantra berasal dari kata man yang berarti “pikiran” dan tra yang berarti “membebaskan”. Jadi sebuah mantra adalah kombinasi suara rohani yang mampu membebaskan pikiran dari kecemasan hidup di dunia material ini.

Literatur Veda India-purba menyebutkan satu mantra sebagai maha-mantra (mantra tertinggi). Kitab Kali-santarana Upanisad menjelaskan, “Enambelas kata ini – Hare Krishna, Hare Krishna, Krishna Krishna, Hare Hare, Hare Rama, Hare Rama, Rama Rama, Hare Hare – secara khusus diperuntukkan guna menangkal pengaruh buruk zaman pertengkaran dan kecemasan saat ini (zaman Kali-yuga).”

Kitab Narada-pancaratra menambahkan, “Semua mantra dan proses keinsafan rohani telah terkandung di dalam maha-mantra Hare Krishna.”

Kata Krishna berarti “yang maha-memikat”, kata Rama berarti “yang maha-membahagiakan”, dan kata Hare adalah panggilan kepada energi bhakti Tuhan. Jadi maha-mantra berarti, “Oh Tuhan yang maha-memikat dan maha-membahagiakan, mohon menyibukkan hamba dalam bhakti kepada-Mu.”

Jadi, ucapkanlah senantiasa nama-nama suci Tuhan dan raihlah kedamaian sejati dengan menjadi penyembah Tuhan, seperti yang disabdakan oleh Sri Krishna di dalam Bhagavad-gita (Bab 9 Sloka 14):

satatad kirtayanto mam
yatantas ca drdha-vratah
namasyantas ca mam bhaktya
nitya-yukta upasate

“Insan-insan mulia ini selalu memuji keagungan-Ku, berusaha dengan ketabahan hati yang mantap, bersujud di hadapan-Ku, dan senantiasa sembahyang kepada-Ku dengan bhakti.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s